Skip to Content

Indonesia's PDP Law: A Compliance Guide for Businesses in the Data Privacy Era

What your company must do to comply with the Personal Data Protection Law

Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) Indonesia resmi berlaku penuh pada Oktober 2024. Pelanggaran dapat berakibat denda hingga 2% dari pendapatan tahunan dan sanksi pidana. Sudahkah bisnis Anda siap?

Poin Utama UU PDP yang Wajib Dipahami

  • Data apa yang dilindungi? — Data pribadi umum (nama, alamat, nomor HP) dan data pribadi spesifik (data kesehatan, biometrik, data keuangan, orientasi seksual)
  • Siapa yang terkena? — Semua badan usaha yang memproses data pribadi warga Indonesia, termasuk perusahaan asing
  • Dasar pemrosesan — Persetujuan eksplisit, kontrak, kewajiban hukum, kepentingan vital, kepentingan publik, atau kepentingan legitim
  • Hak subjek data — Hak mengakses, memperbaiki, menghapus, membatasi pemrosesan, dan portabilitas data
  • Notifikasi pelanggaran — Wajib melapor dalam 14 hari jika terjadi data breach

Langkah Compliance yang Harus Dilakukan

  1. Data Mapping — Inventarisasi semua data pribadi yang dikumpulkan, diproses, dan disimpan
  2. Privacy Policy Update — Perbarui kebijakan privasi agar transparan dan sesuai ketentuan UU PDP
  3. Consent Management — Implementasikan mekanisme persetujuan yang jelas dan mudah di-withdraw
  4. Data Retention Policy — Tentukan berapa lama data disimpan dan pastikan penghapusan aman
  5. Security Controls — Terapkan enkripsi, akses kontrol, dan monitoring untuk melindungi data
  6. DPO (Data Protection Officer) — Tunjuk DPO jika memproses data dalam volume besar atau data sensitif
"Compliance bukan tujuan — ini fondasi untuk membangun kepercayaan pelanggan jangka panjang."
Albirru Solutions

Butuh bantuan menjalankan gap analysis UU PDP untuk bisnis Anda? Tim compliance & cybersecurity kami siap membantu.

Email Security: Protecting Your Company from Phishing and BEC Attacks
Why email is the number one cyber attack vector and how to secure it