Skip to Content

Integrating Odoo with Indonesian Marketplaces and Payment Gateways

Synchronizing Tokopedia, Shopee, Lazada, and Midtrans directly to Odoo without manual input

Berjualan di multiple marketplace — Tokopedia, Shopee, Lazada, TikTok Shop — tanpa sistem yang terintegrasi berarti input manual yang tak berujung, stok yang tidak akurat, dan laporan yang selalu terlambat. Integrasi Odoo dengan ekosistem digital Indonesia menghilangkan semua pain point ini.

Pain Points Penjual Multi-Channel tanpa Integrasi

  • Update stok manual ke setiap marketplace — berisiko oversell
  • Buat shipping label dari sistem berbeda-beda
  • Rekonsiliasi pendapatan dari berbagai platform secara manual
  • Tidak ada laporan penjualan terpadu — harus gabungkan data dari setiap platform
  • Return & refund handling yang tidak terlacak di inventory

Yang Bisa Diotomasi dengan Integrasi Odoo

  • Order Sync — Semua order dari semua marketplace masuk otomatis ke Odoo sebagai Sales Order
  • Inventory Sync — Stok di semua marketplace update real-time setiap ada transaksi di mana pun
  • Shipping Integration — Cetak label JNE/J&T/SiCepat/Anteraja dari Odoo, tracking number sync balik ke marketplace
  • Payment Reconciliation — Pembayaran dari Midtrans, Xendit, atau transfer langsung direkonsiliasi otomatis ke jurnal akuntansi
  • Unified Reporting — Dashboard penjualan terpadu: revenue, margin, bestseller, customer acquisition per channel

Teknologi Integrasi yang Kami Gunakan

Kami membangun connector menggunakan REST API resmi marketplace dan payment gateway. Untuk marketplace yang tidak memiliki API publik, kami menggunakan webhook dan event-driven architecture untuk near-real-time sync. Semua integrasi dilengkapi error handling, retry mechanism, dan logging untuk auditability.

Kelola semua channel penjualan dari satu platform. Diskusikan kebutuhan integrasi marketplace Anda.

Odoo Manufacturing: An End-to-End Solution for Modern Indonesian Factories
From BOM to quality control — how Odoo optimizes manufacturing operations